Analisis Hama dan Penyakit Ikan Lele

Hama dan Penyakit Ikan Lele

Hama dan penyakit yang menyerang ikan lele banyak jenisnya. Hama yang perlu diwaspadai adalah ular, katak, berang-berang, burung, musang air, ikan gabus, dan belut. Untuk mencegah serangan hama dapat dilakukan dengan melakukan pengawasan secara rutin dan melakukan penutupan kolam menggunakan kawat kasa. Penyakit yang seringkali merugikan dalam usaha budi daya ikan lele antara lain:

  1. Bintik Putih

hama dan penyakit ikan lele

Penyebab penyakit bintik putih ini adalah protozoa Ichthyopthirius multipilis. Gejalanya berupa serangan bintik-bintik putih pada permukaan kulit dan insang. Pengendalian penyakit bintik putih dilakukan dengan mengganti air secara teratur. Ikan yang infeksinya belum parah dapat diobati dengan direndam dalam larutan garam selama 1 jam. Perendaman dilakukan setiap hari selama 3-5 hari berturut-turut. Kolam yang menjadi endemis penyakit sebaiknya dikeringkan dan diberi kapur.

  1. Aeromonas

hama dan penyakit ikan lele

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Aeromonas sp dan Pseudomonas. Serangan bakteri ini menyebabkan ikan sering berenang di permukaan air, nafsu makan berkurang, gerakan lambat, dan suka menggosok-gosokan badan ke benda lain, kulit kasar, sirip pecah-pecah, timbul bisul yang dapat menyebabkan borok serta terjadi pendarahan pada dada, perut dan pangkal sirip. Insang biasanya rusak dan berubah warna menjadi keputihan atau kebiruan. Pengendalian penyakit ini dilakukan dengan menjaga kebersihan kolam. Ikan yang sakit parah segera ditangkap.

  1. Serabut Putih

hama dan penyakit ikan lele

Penyebab penyakit serabut putih ini adalah jamur Saprolegnia dan Achlya. Jamur ini sering menyerang kolam yang mengandung bahan organic. Gejala serangan penyakit ini ditandai dengan tumbuhnya serabut-serabut putih seperti kapas pada bagian tubuh yang luka. Pengendalian penyakit serabut putih dilakukan dengan menjaga kebersihan kolam dari bahan organik.

  1. Stres

Penyebab stres pada ikan lele bukan mikroorganisme namun gangguan lingkungan seperti perubahan suhu yang mendadak, pH air dan kandungan gas dalam air serta kesalahan dalam pemberian makanan. Gejalanya ikan seperti ketakutan, nafsu makan menurun, pertumbuhan lambat atau badan badan ikan lele menjadi tidak normal seperti pada umumnya. Penyakit stress dapat diatasi dengan menjaga kebersihan kolam.

Berdasarkan penjelasan di atas maka kita perlu menggarisbawahi tentang pentingnya menjaga kebersihan kolam. Ada banyak jenis kolam yang biasa digunakan untuk budi daya ikan lele namun kolam terpal memiliki keunggulan dibandingkan jenis kolam lain karena paling mudah dibersihkan. Kunjungi jual kolam terpal untuk mendapatkan kolam yang ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *